Sabtu, 22 November 2014

Kesederhanaan

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 23.25 0 komentar
YA ALLAH... Terima kasih telah menghadirkan dia dalam hidupku. 
Tangis jadi tawa, sedih jadi bahagia... Bantulah kami menuju jalan halalMu... Agar terhindar dari MurkaMu... 
Kesederhanaan.. Membuat aku mulai menyayanginya.. Sifat yg selalu baik & penyabar.. 
Membuatku yakin dengan nya.. Dia adalah seseorang yg aku cari selama ini.. 
Semoga cinta ini berlabuh di pelaminan.. Begitu banyak harap & doa untuk kami.. Jodohkan kami YA ALLAH... Bantu kami tetap tegar dalam menghadapi semua.. 
Wajah sederhana, penampilan sederhana, cara berpikir Luar biasa, kamu sederhana tapi istimewa.. Kamu tidak hanya menyayangi aku tapi juga keluargaku.. 
Dengarkan lah..aku tidak akan berubah.. Aku ingin bersamamu sampai ujung usiaku.. 
Aku tidak akan kembali pada masalaluku.. Itu hanya masa lalu yg sudah lama aku lupakan.. Bahkan semua ingatan kuhapus tentangnya.. Biar jd kenangan yg kukubur dalam-dalam.. Aku hanya bisa berkata aku bahagia.. ALLAH menjawab semua doaku.. Semoga akan hilang satu kegelisahan.. Agar aku bisa besamamu menuju ridhoNya.

Terindah

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 08.16 0 komentar
 Aku menerimamu tak hanya untuk sedetik, semenit, atau pun sejam tapi untuk hari ini, esok, dan seterusnya hingga selamanya. Sempurnakan aku dengan segala kelebihanmu, cintai aku dengan segala kekuranganmu maka aku akan lebih mencintaimu dengan segala kekurangan dan kelebihanku. Tak kan pernah kutemukan yang lebih baik darimu. Kau yang terbaik, dan aku akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untukmu. aku merasa aku adalah wanita paling beruntung yang mendapatkan cintamu. Memilikimu adalah harta paling berharga, bersamamu adalah hal paling bahagia, mencintaimu adalah hal paling indah. 
               Terima kasih ya allah telah menghadirkan dia di hidupku, terima kasih telah membawanya datang kepadaku membawa ciptaan rasamu yang terindah yaitu cinta, terima kasih telah menunjukkan rasa sakit dan rasa bahagia karna cinta, terima kasih memberiku seorang lelaki yang begitu menyebalkan dan sangat ku cintai. Terima kasih ya allah. Sembah sujud syukurku padamu atas segala yang kau beri.

Untuk Mu Yang Maha Kuasa

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 08.13 0 komentar
Allah, terima kasih sudah membersamaiku dalam kesabaran. mendampingiku dalam kesendirian, menguatkanku dalam ujian demi ujian. Berulang kali aku memaki ketetapan-Mu, dan Engkau merengkuhku dengan selimut kasih sayang. Engkau arahkan di tiap saat aku dalam kebingungan dan yakinkan di tiap langkahku dalam kebimbangan. Apalah arti diriku sendiri jika dibanding manusia-mu yang lain? Perlakuan-Mu selalu membuatku merasa istimewa... :')

Allah, terima kasih telah menggoreskan begitu banyak warna dalam lukisan hidupku yang begitu indah. Meski kadang aku terpaku pada warna-warna kelam, itu semata karena aku belum mampu melihat lukisan dari seluruh sudutnya. Dan Engkau Maha Sabar untuk menuntunku melihat dari setiap sisi demi sisi, hingga aku memahami betapa cantiknya semua.


Allah, aku bukanlah hamba yang benar-benar baik. Bukan pula hamba yabg benar-benar taat. Aku yakin Engkau lebih mengetahui segala kurang dan cela-ku. Berulang aku terjatuh dalam tatih untuk mendekati-Mu, lalu aku sakit dalam jatuh itu... tapi Engkau menyembuhkannya dengan hembusan embun yang menghilangkan luka. Dan lagi-lagi Engkau menarikku mendekati-Mu tanpa mengenal bosan. Terima kasih telah membuatku merasa begitu penting di mata-Mu... :')

Terimakasih Tuhan

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 08.07 0 komentar
Tuhan, aku tidak pandai berkata-kata indah nan mempesona. Aku hanya ingin berterima kasih untuk salah satu dari begitu banyak nikmat yang Engkau berikan untukku..
Terima kasih, telah menghadirkan dia untuk mengajariku bersikap dewasa dan bijaksana
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku jangan pernah takut bermimpi
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku memberi kritikan tanpa harus mencaci
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku tetap bersyukur bukan hanya dalam suka tapi juga dalam duka
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku jangan terlalu keras kepala
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku bahwa setiap orang memiliki pendapat yang berbeda, tidak selalu aku yang benar
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku menjaga kesehatan, agar makan tepat waktu dan dia yang selalu membangkitkan semangat saat sakitku.
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku bagaimana memaafkan dan mengikhlaskan
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku tetap tersenyum meski hati sedang berduka
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bersujud padamu tepat waktu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk menjadi ‘alarm’ku setiap dini hari untuk bersujud padamu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bersujud padamu sebelum berangkat menjemput rezekimu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk hati-hati dalam berkata, karena ucapan bisa menjadi doa
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku tidak perlu menanggapi dan ikutan bergunjing saat mereka melakukannya
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bahwa terkadang diam lebih bijaksana daripada mengungkapkan sesuatu yang akan menyakiti orang lain
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku belajar dari tukang pakir, bahwa semua yang ada padaku hanyalah titipanMu semata dan ketika Engkau ingin mengambilnya maka tak perlu kutangisi dan mengikhlaskannya.
Tuhan, Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku banyak hal, banyak sekali yang tak bisa tertulis di sini, meski mungkin dia sendiri tidak sadar telah memberiku banyak pelajaran hidup..
Terima kasih telah menghadirkan dia dalam hidupku tepat waktu..

Selasa, 14 Oktober 2014

Di Usia ku 18 Tahun

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 09.16 0 komentar
Selasa 15 Oktober 1996 jam 14:30
Hari dimana telah dilahirkannya seseorang anak dari rahin seorang ibu yang tak henti-hentinya memberikan kasih sayangnya serta telah rela untuk mengeluarka bayi dalam rahimnya. Ya tidak lain dan tidak bukan, bayi itu aku "LATIFAH AYU RAHMANA SARI" yang sampai ini belum bisa membalas kebahagiaan yang telah ia berikan kepada ku. yang sampai detik ini juga belum sanggup membuatnya tersenyum..

Dan tepat hari ini, hari Rabu 15 Oktober 2014 
Allah memberi kesempatan bagi ku untuk memperbaiki dan melanjutkan kehidupan lagi di usia yang telah menginjak dewasa, 18 tahun ini, begitu beratnya tugas yang terbeban dalam langah dan pundak ku,  Tetapi seberat apa pun tugas itu harus tetap aku jalani, harus kuat, karna ia telah memberi tambahan satu tahun lagi bukan tanpa tujuan, melainkan semata-mata untuk menguji berguna tidak nya aku hidup di dunia ini.

Jumat, 08 Agustus 2014

Teruntuk mu mama (curahan hati seorang anak)

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 09.24 0 komentar
Mama. . .
Terimakasih buat selama ini
Terimakasih untuk 18 tahun yang panjang ini

Andai saja mama dan semua orang tau apa yang aku inginkan saat ini.
begitu banyak yang ingin aku ungkapkan, begitu banyak rasa yang aku pendam.
tapi entah kapan semua itu mama mengetahui nya..

Mama.. jangan anggap aku seperti anak kecil lagi, aku sudah menjadi seorang gadis yang sebentar lagi beranjak dewasa. aku ingin menjalani kehidupan dengan jalan yang sudah aku pilih.
Mama.. jangan mengkhawatirkan aku lagi. sejak kecil hingga sekarang aku sudah mengalami kehidupan yang berat dan susah. andai mama tau begitu sulitnya dlu aku untuk menerima bahwa kenyataanya aku hidup dengan satu orang tua tunggal. rasanya seperti mempunyai sayap, namun salah satu sisi sayap itu telah patah.
mungin semua orang melihat ku sebagai anak yang sempurna namun kenyataan nya tidak! Manusia mana yang tau dalam nya hati seseorang ?
Mama.. aku telah melewati fase kehidupan yang sangat sulit, aku sering di kecewaakan. aku sering disakiti bahkan aku sering merasa ditolak dan di tinggalkan oleh orang yang aku kasihi dan aku cintai.
Andai mama mengetahui semuanya, bigitu banyak alasan kenapa aku selalu diam dan lari ketika mengalami kejadian yang menurt ku susah untuk ku lewati. seharusnya mama mengetahui..

Mama, aku tidak  pernah menyesali apa yang pernah terjadi di hidup ku, aku tidak akan pernah menyalahkan mama, tidaak akan pernah menylahkan siapa pun, karna dari sini lah aku bisa mendpat kan pelajaran yang sangat luar bisa yang belum tentu teman-teman diluar sana mendapatkannya..

Mama, mama itu wanita yang sangat luar biasa, wanita hebat, wanita yang kuat, wanita yang bertanggung jawab tidak ada wanita terhebat selain mama..


Selasa, 15 Juli 2014

Doa ku untuk-Mu ya Allah

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 17.06 0 komentar
Ya Allah..
Aku ingin mengadukan seluruh rasa ini pada-Mu.
Engkau sungguh tahu apa isi hati ku saat ini.
Ya Allah..
Betapa malu aku dengan keadaan ku sebelumnya.
Beberapa hari ini hati ku sunggh sedih, entah setan apa yang telah merasuki ku.
Aku malu sungguh malu ya Allah. malu kepada keluarga, kepada teman-teman dan kepada orang-orang.
Ya Allah..
Salahkan aku ? aku pusing, penat lelah, galau dan . . . . . entahlah. Segala perasaan negatif bercampur menjadi satu di otak dan dihati ku ini. adakah ini cobaan ? Ataukah hanya sekedar kebodohan ku saja ?

Ya Allah Yang Maha Kaya dan Maha Pemurah. Maafkan aku yang bodoh dan hina ini, berani menulis ini , dan mengadu kepada-Mu. Astaghfirullahaládziim.. aku menulis ini karna hampir tidak tahan hampir putus asa, bingung. Jiwa ku lelah dan goncang, karena sebagai mana Engkau ketahui bahwa keadaan ku akhir-akhir ini sungguh melelahkan. aku lelah Ya Allah.

Ya Allah Yang Maha Kaya dan Maha Pemurah. ku beri tahu Engkau, walau pun Engkau pasti sudah tahu bahwa perasaan ini kalut dan kecut. kacau balau tepatnya. Kenapa Ya Allah, tahun ini sangat mengenaskan bagi ku.

Ya Allah, akan kah aku sanggup melalui lika-liku kehidupan ku yang berat saat ini ? Laa haula walaa quwwata illa billah.. hati ku luka Ya Allah, terlanjur luka sangatttt parah. Ya Allah hanya Engkaulah yang Maha mengetahui, hanya Engkaulah Maha Penyembuh, sembuhkan aku dari luka ini Ya Robb. Berilah aku waktu memulihkan rasa ini, untuk bangkit dari keterpurukan ku, untuk bangkit dari keseihan ku.

Ya Allah ajarkan aku agar memahami takdir dan ketentuan-Mu. Bahwa hanya Engkau yang bisa mengatur jalan hidup ku. bahwa takdir-Mu di atas semua keinginan, rancana dan usaha ku.

Ya Allah jangan kau biarkan aku sendiri dalam kegelapan rasa bersalah ini

Selasa, 29 April 2014

Sesibuk itukah sayang ?

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 07.15 0 komentar
     Ketika hening yang tercipta. Ketika diam yang terus berbicara membisu tanpa suara. Dan ketika hanya jarum jam berdetak yang terdengar. Ketika pikiran yang terus memaksa beradu dengan hal-hal yang tidak ingin aku pikirkan, “sesibuk itukah kamu ?”
     Malam tanpa bintang, malam tanpa langit yang cerah. Tetapi malam yang  ku benci. Menerka dan menunggu kabar darimu. Menunggu dengan penuh kekhawatiran, menunggu dan terus menunggu. Aku benci ini semua !!  Aku harus menerka-nerka sendiri. Aku harus menunggu, demi sebuah kabar dari seorang yang ada di sana terpisah jarak denganku. 
Sesibuk itukah kamu ?  Aku tau aktivitas dan kegiatanmu hari ini seolah menyibukkan dan menyita waktumu. Tetapi apakah tidak bisa dan tidak sempat sama sekali menyempatkan waktu hanya untuk menanyakan bagaimana kabarku seharian atau mengingatkan aku untuk sekedar jangan lupa makan dan jangan tidur terlalu larut ? Apakah tidak sempat sama sekali kamu memegang ponselmu ? Apakah orang-orang dan aktivitasmu itu terlalu menyenangkan dan mengasyikkan sampai akhirnya kamu menomorduakan aku tanpa kabarmu malam ini ? Hingga akhirnya, apakah kamu akan tega membiarkanku mengemis perhatian hanya demi sebuah kabar darimu ?Selama ini apakah aku pernah menuntut kamu untuk selalu dua puluh empat jam menemaniku ? Apakah selama ini aku pernah mengeluh ketika aku merasa tidak diperhatikan ? Dan apakah aku pernah marah sedemikian hebatnya ketika kamu tidak mengabariku sama sekali ? Sedangkan aku pernah mengingatkanmu ketika waktu itu kamu pernah melewatkan malam tanpa mengabariku sama sekali. Dan ini terulang kembali. Aku benci !!

Rabu, 04 Desember 2013

AKU LAGI BAYANGIN KITA NANTI !

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 05.38 0 komentar
Entah kenapa aku mulai menelaah kembali apa yang slama ini aku pertahanin. Kamu, hubungan kita. besok, bulan depan, tahun depan atau nanti entah kapan akan kah segalanya masih sama seperti sekarang? keadaannya? Aku dan kamu? masihkah kita bersama? Jika nantinya kamu jauh lebih baik dari sekarang lebih dari segala yang kamu miliki sekarang. Dengan aku yang mungkin jauh dibawah kamu, masihkah kamu menetap disisiku? dengan lingkungan kamu yang mungkin menemukan banyak wanita yang jauh lebih baik dari aku, masih kah aku yang menjadi satu-satunya yang kamu inginkan?

PEKA!! aku lelah bersabar

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 05.17 0 komentar
“Berusaha membuatmu peka atau menunggu hingga kau peka yang ntah sampai kapan bahkan mungkin kau akan sadar disaat aku tak lagi ingin kau peka dengan kehadiran ku..

Sabtu, 30 November 2013

Maafin aku yaa 2

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 05.06 0 komentar
Maaf kalo akhir-akhir ini aku sering marah-marah ke kamu.
Maaf kalo aku gak bisa ngerti kamu.
Maaf aku terlalu egois dan tempramental
Maaf aku seing buat kamu gak nyaman
Maaf kalo aku sering nyusahin kamu
Maaf kalo aku sering buat kamu ngerasa bersalah
Maaf kalo aku belum bisa jadi apa yang kamu mau
Maaf kalo kamu bosen saking keseringannya denger aku ngeluh yang ga jelas padahal aku tau kamu capek itu hanya nambah beban fikiran kamu
Maaf, maafin akuu :''( aku gak bermaksud untuk itu semuaa

Maafin aku yaa

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 04.44 0 komentar
Maaf ya aku sering bikin kamu marah, bikin kamu bt, bikin kamu kesel, bikun kamu kecewa, bikin kamu bingung gimana lagi harus menghadapi aku, karna tingkah kekanak-kanakan ku.. Aku udah sebegitu nyeblin dan batunya, tapii herannya masih aja kamu mau sama aku yang suka kaya monster gak tau diri kaloo lagi marah. Tapi kamu masih punya sisi lembut dan mau ngalah :'*

Aku cuma mau bilang, kalo sampai detik ini aku bersyukur karena masih bisa denger suara kamu, chat sama kamu, liat muka kamu, dan bisa deket sama kamu :'D
Dan aku gak pernah  nyesel sama apa yang kita lewatin, suka dukanya, entah sampai berapa lama kita nanti ( SEMOGA SELAMANYA AMIN ) yang jelas aku gak akan sia-siain tiap detik yang udah dikasih kamu buat sama aku : )

I don't care  how often you make me upset, sad, or disappointed.
 I will always love you no matter what happens.
I  love you forever and always. 
I really do yangggg :*
I MISS YOU 

Jumat, 29 November 2013

Tentang, tangis ku malam ini 2

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 06.00 0 komentar
Aku sering merasa hubungan yang lain lebih indah di bandingkan dengan yang sedang kita jalani, mereka terlihat bahagia terlihat tak ada penghalang, semua seperti mulus-mulus saja.
Maaf jika aku beranggapan seperti itu
 Maaf jika aku tidak pernah bersyukur denga apa yang sudah kita dapat saat ini.
 aku sepenuhnya bahagia menjalani ini, aku seutuhnya merasa sempurna dengan apa yang kita miliki. hanya saja mungkin aku rindu dengan kita..
Tapii.. aku tidak apa dengan keadaan kita yang seperti ini. meski untuk ada pelangi tak harus menunggu hujan, tapi pelangi dibalik hujan itu lebih indah. Kamu mengerti sayang ?
aku tau, mungkin kita bisa mendapatkan kebahagiaan instan, tapi aku juga mengerti satu hal, setiap masalah yang hadir bersama hikmahnya..
Aku hanya perlu mempersiapkan diriuntuk terjatuh, agar saat aku benar jatuh nantinya aku tak akan terlalu merasakan sakit karna semuanya sudah aku persiapkan
Aku mempersiapkan hatiku untuk kamu hancurkan, kamu tau kenapa aku melakukan itu ?
 Karna aku yakin kamu tak akan pernah bahkan berniat pun tidak untuk menghancurkan hati ku. 
AKU HANYA BUTUH LEBIH KUAT, ITU SAJA :)


yang slalu merindukan mu dari kejauhan ini.
 

Tentang, tangis ku malam ini

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 05.09 0 komentar
Aku ga ingin menjadi satu-satu nya menguasai fikiranmu.
Aku ga ingin menjadi satu-satu nya yang harus kau perhatikan.
Aku tau kesibukan mu, masa depan mu jauh jauh lebih penting dari sekedar memikirkan sosok seperti diriku dan lingkungan mu jauh lebih menarik perhatianmu..
Aku tak menyalahkan mu soal itu, kau memiliki duniamu sendiri begitu pun dengan ku :  )

Jumat, 15 November 2013

KESIBUKAN MU :')

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 01.24 0 komentar

SELAMAT datang 'kesibukan' pada dunia mu yang secara langsung mempengaruhi semestaku, selamat menempuh semuanya, sayang. Walau aku terlalu cemburu saat kamu selalu berdampingan mesra dengan kesibukanmu. Walau aku terlalu iri saat kamu lebih mementingkan kesibukanmu. Atau aku yang terlalu merasa kesepian saat kamu menikmati harimu dengan kesibukanmu itu. Namun tak bisa ku hindari aku bangga padamu, aku bangga kamu bisa menjadi apa yang kamu harapkan. Senyumku mengalahkan sabitnya bulan untuk kebanggaanku padamu. Namun sangat di sayangkan, seandainya kamu bisa membagi waktu dan  rasa di sela-sela kesibukanmu pasti aku rasa aku adalah wanita yang beruntung mempunyaimu. 

Selasa, 23 April 2013

the story of my friendship

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 22.23 0 komentar

This is my big genk. Konyol, ga punya akal sehat. kami melengkapi keindahan dunia. kami menggenapi warna ceria pelangi. kami memiliki sense of humor kelewat tinggi. kami bisa tertawa sepanjang hari mentertawai apa saja, bahkan mentertawai diri kami sendiri. melihat mereka tertawa dan menangis melihat suka cita dan bersedih adalah hal terindah yang Tuhan berikan untuk gue :)


Minggu, 07 April 2013

MUDAHNYA !

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 22.48 0 komentar
Dengan mudahnya dia hadir kemudian pergi. Sangat mudah kelihatannya saat dia pergi kemudian tiba-tiba datang lagi. Terlalu mudah mungkin baginya beranjak dari sisi kemudian bertanya lagi apa ku masih menunggu di sini. Mudah sekali yaa dia mengulur waktu dan membalikkan keadaan.
Padahal jika dia tau aku di sini sangat sulit untuk melanjutkan tanpanya. Padahal amatlah sulit untuk beranjak pergi dari sisinya. Padahal bagiku itu sulit untuk tak bersamanya. Padahal waktu itu amat terasa sulit jika dia tidak ada mengisi hatiku.
Tapi akan semakin sulit untuk benar-benar menjauh darinya. Akan semakin sangat sulit untuk tidak menatapnya setiap hari. Begitu sulit untuk tidak menanyakan kabarnya saat dia tidak bersamaku. Sulit itu saat aku tau dia masih ada di sekitarku tapi dia tidak benar-benar ada untukku.

Kamis, 14 Maret 2013

LIHATLAH !

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 07.37 0 komentar
Menangis dan kemudian menulis. Menulis, lalu menangis. Apa yang kau sedihkan sebenarnya? masih banyak teman-teman kan yang menemani harimu?. Kau juga punya kelompok yang sehobi denganmu. Kau punya mereka yang menemanimu dan sangat tulus mendengar semua yang kau ingin ungkapkan. Apa sih yang kau tangisi? bukankah sudah amat jelas, dan tak ada yang harus dikhawatirkan? apa lagi? kau ini cengeng sekali. Kapan kau mulai memahami apa arti kesabaran dan mengontrol diri. Jangan selalu memikirkan hal buruk yang terjadi. Kenapa tak kau coba selalu melihat sisi positif dari seburuk apapun kejadian. Kenapa kau tak bersyukur saja dengan apa yg telah Tuhan beri. Toh seluruh hidupmu dan seisi bumi ini milik-Nya kan? Lalu apa yang dipermasalahkan? semua sudah ada yang mengatur. Santai saja, jalani, lakukan yang terbaik, mohon kepada Yang Kuasa, dan kau akan bisa menaklukan apa yang kau ingini. Sudah sana hapus dulu air matamu. Semua yang kau anggap buruk itu tak selamanya buruk. Yang kau anggap akan menjadi pemicu itu mungkin dapat menjadi peredam. Ingat pada Tuhan, apa hakmu jika sudah berbicara tentang takdir? usap air matamu, apalagi sekarang? kau ini hanya manusia. Kendalikan dan tata hatimu, sekali lagi jalan hidup hanya Dia yang tahu, cukuplah berikhtiar. Apa yang kau khawatirkan untuk hari esok? tak ada yang perlu dikhawatirkan, sudah ada yang menjaganya untukmu. Ayo tersenyum !

Rabu, 13 Maret 2013

PERBEDAAN !!

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 19.22 0 komentar
Kenapa kita tak pernah sejalan. bukan tak pernah tetapi sering kali kita tak berfikir dengan arah yang sama. Sulitkah mengakui bahwa aku inginkan jalan ku sendiri. Atau sulitkah mengalah untuk melihat kedalam hati ku atau aku yang dengan egois menutup mata dan memaksakan kehendak ku. Bahkan mengalir darah. bahkan bernafas dengan nada yang sama. sulitkah mengerti caraku terluka ????

Aku terluka. Walau tak ku perlihatkan jeritan dan rasa sakitnya.
Aku terkurung. Walau tak ku perdengarkan pada dunia teriakan siksanya.
Aku inginkan sesuatu yang aku inginkan, Walau pada akhirnya semua dengan persetujuan.

Atau jika aku bersalah tidak bisakah kau mengerti dan sesekali mengalah. melihat apa yang salah dan tanpa mengulangi nya. Aku bagai raga yang tak berguna dan aku cukup hidup dalam khayalku untuk memahami itu. dan teriakan demi teriakan, apakah semua itu adalah dosa ku ? hingga aku yang harus menanggungnya. Dan keluhan demi keluhan juga perdengarkan pada semua hingga aku tak lagi membenci dunia seorang diri.

Rasa Sakit Itu Tak Pernah Sederhana (Ayah)

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 19.07 0 komentar
Satu kali saja, hanya satu kali.. bisakah kau bersikap dengan selayaknya ?
Satu kali saja, hanya satu kali.. bisakah kau mengukir senyum kecil membuat kami bahagia ?
Satu kali saja, hanya satu kali.. bisakah kau pantas untuk menjadi seperti mereka ?
Satu kali saja, hanya satu kali.. bisakah kau tidak membuat aku dan lainnya menangis karna takdir ku harus seperti ini ?

Rasa sakit tidak pernah sederhana. tidak akan pernah !
Luka tetap akan jadi luka walau ribuan bahkan jutaan tahun sudah hilang dia di antaranya
Hanya satu kali.. dan aku tidak akan lagi pernah menyesal jadi bagian dari dunia ini, dan aku tidak akan lagi menangis karna iri pada yang lain dan aku akan membangga layaknya mereka dan tersenyum sombong, dan aku tidak akan selalu sesak dan merana merasa sakit di sini (di bagian ini)
Satu kali saja.. maka aku akan bertrimakasih untuk hidup yang seperti ini..
Hanya satu kali, bisakah jangan membuat ku sesak, perih, sakit dan terluka lagi..
Satu kali, Satu kali sudah CUKUP!!!

Jadi ketika aku nanti pergi dan menutup lembaran kisah yang bahkan adalah kisah pilu. aku akan tersenyum dan bersyukur karna setidak nya satu kali kau pernah bersikap begitu. 

 

Latifah Ayu RS Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea