Minggu, 07 April 2013

MUDAHNYA !

Diposting oleh Latifah Ayu Rahmana Sari di 22.48
Dengan mudahnya dia hadir kemudian pergi. Sangat mudah kelihatannya saat dia pergi kemudian tiba-tiba datang lagi. Terlalu mudah mungkin baginya beranjak dari sisi kemudian bertanya lagi apa ku masih menunggu di sini. Mudah sekali yaa dia mengulur waktu dan membalikkan keadaan.
Padahal jika dia tau aku di sini sangat sulit untuk melanjutkan tanpanya. Padahal amatlah sulit untuk beranjak pergi dari sisinya. Padahal bagiku itu sulit untuk tak bersamanya. Padahal waktu itu amat terasa sulit jika dia tidak ada mengisi hatiku.
Tapi akan semakin sulit untuk benar-benar menjauh darinya. Akan semakin sangat sulit untuk tidak menatapnya setiap hari. Begitu sulit untuk tidak menanyakan kabarnya saat dia tidak bersamaku. Sulit itu saat aku tau dia masih ada di sekitarku tapi dia tidak benar-benar ada untukku.
Entah apa yang ada di pikirannya hingga dia bisa pergi dengan sangat lama, berbulan-bulan, dan kemudian datang menanyakan kabarku. Kemana dia selama ini? Bagaimana dia dapat melanjutkan harinya. Sebegitu mudahkah hatinya tanpaku? Entah bagaimana bisa selama itu dia bertahan. Sementara aku sangat amat berusaha sekali untuk dapat bertahan dalam keadaan itu. Dan kala aku sudah bisa berdiri tegak, tiba-tiba dia masuk lagi dalam hidupku dan seolah usahaku selama ini menjadi sia-sia. Aku memang tampak begitu rapuh dan apapun itu namanya, tapi yang pasti dengan kejadian itu aku menjadi sadar bahwa sebenarnya aku itu teramat tidak tegas dalam menjalani hidupku, menata hatiku, dan terlalu lemah akan perasaanku.
Kala aku sadar tiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki kedaan maka akan aku terima apapun konsekuensinya. Namun apa? Dia pergi lagi berhari-hari tanpa kabar tanpa aku tau apa yang dia kerjakan. Dan lagi-lagi aku harus mengalami hal itu, dimana dia begitu mudah menjauh dariku, dan bayangannya masih tampak begitu jelas dalam keseharianku. Lagi-lagi aku harus menata apapun dalam diriku agar aku bisa bertahan. Dan kemudian dia datang lagi membawa harapan yang entah harus bagaimana aku menyikapinya. Kala aku mulai menikmati hidupku, dia kembali membingungkan langkahku. Dia kembali dan dengan amat tiba-tiba hingga aku mulai resisten dan penuh tanya, kapan kau akan beranjak lagi pergi dari sisiku dan apakah kau akan kembali lagi dengan tanpa basa-basi dalam kehidupanku?
 Aku memang tak sempurna, tapi kenapa tak kau coba untuk belajar bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini? aku memang bukan yang tercantik, tapi apa tak bisa kau coba untuk menjadikan aku yang bisa mengindahkan hidupmu? di sini aku selalu mencari celah positif dalam dirimu kala kau menunjukan sisi negatif dalam diri. Aku selalu memaafkan apa yang menjadi khilafmu karena kita hanya manusia dan berhak akan tiap kesempatan. Aku memang sangat sulit untuk beranjak pergi, tapi lebih sulit lagi jika harus membiarkanmu berjalan tanpa teman. Aku selalu berdo'a untuk hidupmu. Selalu terucap dari bibirku, karena aku tulus dan ikhlas menjadikanmu lelaki hebat yang kelak akan berdiri tegak membimbing keluarga.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Latifah Ayu RS Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea