Semua akan baik-baik saja. Hebatkan saja dirimu, lakukan yang ingin kau capai, lakukan yang terbaik untuk orang sekitarmu. Lihat dia yang kehilangan ayahnya, sesedih apa dia? kau bukan apa-apanya sekarang ini. Lihat anak kecil itu. Bahkan dia belum sempat melihat paras ibunya dan takan mungkin dapat melihatnya. Karena apa? pada hakekatnya di dunia ini ada perpisahan dan pertemuan. Entah keadaan atau maut yang memisahkan, tinggal watu yang akan menjawab. Jika kau masih ragu dengan ketenangan hatimu, maka mintalah kepada Tuhan. Semua akan baik-baik saja.
Tapi ada yang ingin aku tanyakan padamu. Apa sih susahnya dia
menceritakan hari yang dia lalui? Hai kau yang sedang dikhawatirkan
olehnya, taukah kamu bahwa dia itu yang selalu menunggu ceritamu tiap
harinya. Siapa lagi yang seperti itu? maka pedulikanlah sebelum dia
menjadi benar-benar tak peduli. Hai kamu yang dia pedulikan, apa sih
susahnya memberi tahu posisi apa yang sedang kau sandang sekarang dalam
organisasimu? apa kau tak bangga dengan dia? bahkan mungkin dia teramat
merasa kau hebat dan menanam penuh harapan. Maka jangan abaikan dia dan
berdusta padanya, sebelum dia tak ingin lagi tahu segala tentangmu. Hai
kamu yang selalu ditunggu kedatangannya, apasih susahnya untuk
mengenalkan dia ke depan teman-temanmu dan membawanya ke kelompokmu di
sana? dia selalu ingin mengenal semua yang kau kenal agar mereka tau
betapa kalian begitu serasi. Maka hargai dan banggakan dia sebelum ada
orang lain di luar sana yang menjadi pengagum setianya melebihimu. Apa
kau nyaman jika sudah seperti itu? Apa kau tak merasa kehilangan?
Ibarat keong, dia itu cangkangmu. Ibarat handphone, dia itu menyimpan pin rahasia di dalamnya. Ibarat kue, dia itu pemanisnya. Ibarat bedak, dia itu saputnya. Ibarat jam, dia itu jarumnya. Ibarat pigura, dia itu kacanya. Mungkin saat kau masih bersamanya, kau merasa tenang dan terkadang tak menghiraukan keberadaannya. Namun bayangkan jika dia pergi. Dia memang bukan bagian utama dalam hidupmu, tapi apa jadinya kau tanpa dia? hampa? tentu. Kau tak dapat menjalani keadaan dengan sempurna. Kau akan merasa ada sesuatu yang tak beres. Yaitu tak ada dia dalam hari-harimu, dia yang selalu menjadi penyemangatmu yang nomor satu. Maka hargai selagi dia ada, sayangi selagi kau masih bisa bernafas, bahagiakan selagi kau bisa, lindungi selagi kau mampu, cintai selagi kau diberi umur, dan setialah selagi bumi masih bedesar mengelilingi matahari. Dia mencintaimu, maka jika kau mencintainya juga, jangan berkata apapun yang dusta dan jagalah komitmen cinta itu. Tak ada alasan untuk berpisah kecuali Tuhan yang berkehendak, yaitu telah berbeda dunia.



0 komentar:
Posting Komentar